Kebutuhan akan teknologi dalam dunia Pendidikan semakin tidak dapat dihindari oleh perguruan tinggi di Indonesia. Saat ini tidak sempurna rasanya jika sebuah lembaga pendidikan tanpa memanfaatkan teknologi untuk kegiatan seluruh akademiknya. Sejak tahun 2016 RISTEKBRIN telah mensosialisasikan repository institusi. Karena manfaatnya yang luas bagi penelitian nasional dan internasional maka RISTEKBRIN membuat portal khusus untuk menyatukan sebanyak mungkin hasil penelitian-penelitian institusi di sebuah portal bernama RAMA (https://rama.ristekbrin.go.id).

Repository menggunakan platform non-profit seperti standization, eprints dan dspace. Institusi juga bisa memanfaatkan platform lokal seperti SETIADI. Sampai sejauh ini belum terlalu banyak PT yang memiliki repository institusi yang sebenarnya direktori ini begitu bermanfaat bagi Lembaga Pendidikan yang mempunyai banyak hasil penelitian yang semuanya harus disimpan dan dipublikasi secara umum. Namun karena sistem penunjang yang tidak biasa untuk mengaplikasikan beberapa platform tersebut maka sebagian besar PT belum memiliki repository institusi. Belum lagi biaya yang dikeluarkan untuk pemeliharaan data-data yang tersimpan secara digital tersebut. Maka wajar jika sampai saat ini di portal RAMA hanya sedikit yang melakukan integrasi ke dalam sIstem milik pemerintah.

Secara khusus di lingkungan PTK (Perguruan Tinggi Kristen) di bawah Bimas Kristen Protestan belum banyak yang menyadari dan memutuskan untuk membuat repository tersebut. Tetapi berbeda dengan Universitas besar yang memiliki banyak sumber, mereka telah lama memiliki repository yang sebenarnya ini adalah bagian utama dari bagian perpustakaan. Di Indonesia sejauh ini terdapat beberapa repository institusi yang bisa dilihat dan dicontoh seperti:

  1. STT SAAT Malang (http://repository.seabs.ac.id/)
  2. STT Jaffray Makasar (https://repository.sttjaffray.ac.id/)
  3. STT Berita Hidup Solo ( sttberitahidup.ac.id/repository)
  4. IAKN Tarutung ( http://repository.iakntarutung.ac.id/)
  5. IAKN Menado ( http://repository.iakn-manado.ac.id/)
  6. STFT Jakarta (http://repository.stftjakarta.ac.id/)
  7. STT Setia Jakarta (http://repo.sttsetia.ac.id/)

Banyak manfaat yang bisa diperoleh ketika sebuah institusi memiliki repository, contohnya untuk menyimpan semua file skripsi, tesis, jurnal, artikel dll. Di samping itu Ketika dosen mengurus Jabatan fungsional maka semua data penelitian akan dihubungkan kepada repository institusi sehingga reviewer bisa melihat dan menilai. Sebuah repository supaya memiliki dampak dan terindeks harus juga mengurus ke berbagai metadata global seperti google, BASE, Neliti, ONESEARCH INDONESIA, LPIP dan lain-lain.

Kiranya semakin banyak PTK yang berupaya untuk membuat repository institusi untuk kemajuan penelitian teologi di Indonesia. Jika anda membutuhkan asistensi dan pendampingan untuk membuat repository silakan hubungi kami di 081319992030.